PROFESIONALISME PUSTAKWAN PERGURUAN TINGGI

Perpustakaan merupakan salah satu sarana untuk mencerdaskan bangsa dan sebagian integral dari pembangunan dan pendidikan Nasional dalam rangka meningkatkan pengetahuan, informasi dan keterampilan masyarakat. Perpustakaan juga merupakan salah satu sarana pendidikan baik pendidikan formal maupun non-formal. Semua ini disebabkan perpustakaan memiliki tugas sebagai tempat penyimpanan dan penyediaan informasi kepada para pengguna jasa perpustakaan. Seiring dengan majunya ilmu pengetahuan dan teknologi, dunia perpustakaan menjadi semakin berkembang. Perkembangan perpustakaan dapat dilihat dengan semakin banyaknya perpustakaan, baik perpustakaan yang berukuran besar maupun berukuran kecil.

Dalam disiplin ilmu perpustakaan, perpustakaan dibagi menjadi: perpustakaan umum, perpustakaan khusus, perpustakaan sekolah, perpustakaan perguruan tinggi dan perpustakaan nasional. Dalam bahasan skripsi ini, penulis akan membahas mengenai perpustakaan perguruan tinggi. Perpustakaan perguruan tinggi merupakan perpustakaan yang bertempat di lingkungan lembaga pendidikan tinggi yang didirikan untuk mendukung proses belajar-mengajar mahasiswa dan tenaga akademis.

Pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, tepatnya pada Bab. VI bagian keempat yang membahas Perguruan Tinggi, pada pasal 20 poin 2 berbunyi; Perguruan tinggi berkewajiban menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Tiga kewajiban perguruan tinggi ini disebut juga Tri Dharma Perguruan Tinggi. Adapun maksud dari pendidikan pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, tepatnya pada Bab. I, pasal 1 poin 1 memberikan pengertian tentang pendidikan sebagai berikut;

Pendidikan adalah usaha sadar dan rencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangaa dan negara.

Dan pendidikan yang diberikan bertujuan untuk memberikan dorongan kepada para mahasiswa untuk melakukan penelitian, penelitian adalah suatu metode yang dilakukan melalui penyelidikan terhadap suatu masalah untuk memperoleh kebenaran serta pemecahan masalah tersebut. Sedangkan maksud dari pengabdian pada masyarakat ialah menyebarluaskan hasil dari penelitian yang telah didapatkan kepada masyarakat luas baik di dalam maupun di luar lingkungan perguruan tinggi.

Dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan, Bab VII yang membahas standar sarana dan prasarana, Pasal 42, menyatakan bahwa:

  1. Setiap satuan pendidikan wajib memiliki sarana yang meliputi perabot, peralatan pendidikan, media pendidikan, buku dan sumber belajar lainnya, bahan habis pakai, serta perlengkapan lain yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran yang teratur dan berkelanjutan.
  2. Setiap satuan pendidikan wajib memiliki prasarana yang meliputi lahan, ruang kelas, ruang pimpinan satuan pendidikan, ruang pendidik, ruang tata usaha, ruang perpustakaan, ruang laboratorium, ruang bengkel kerja, ruang unit produksi, ruang kantin, instalasi daya dan jasa, tempat berolahraga, tempat beribadah, tempat bermain, tempat berkreasi, dan ruang/tempat lain yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran yang teratur dan berkelanjutan.

Dari Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan dapat diambil kesimpulan bahwa Tri Dharma Perguruan Tinggi akan berjalan dengan baik apabila terdapat sarana penunjang. Perpustakaan merupakan salah satu sarana penunjang yang harus dimiliki oleh perguruan tinggi. Sebagai contoh perpustakaan perguruan tinggi yang berfungsi sebagai unsur penunjang kelengkapan dibidang pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Dimana koleksinya terdiri atas buku referensi, buku teks, buku untuk pengembangan ilmu, majalah ilmiah, penerbitan perguruan tinggi, penerbitan pemerintah, laporan-laporan, skripsi, tesis, disertasi terutama hasil karya dari perguruan tinggi tersebut. Apabila dilihat dari fungsi perpustakaan yang amat vital dalam penyelenggaraan perguruan tinggi maka perpustakaan perguruan tinggi dapat disebut sebagai jantung perguruan tinggi.

Kedudukan pustakawan dalam perpustakaan adalah orang yang mengolah perpustakaan dan orang yang paling tahu dalam hal penelusuran dan kemauan para penelusur. Kemampuan lain pustakawan adalah mengklasifikasi, pembagian nama domain untuk file, lokasi coding bahkan sampai bentuk format penyimpanan metadata.

Pustakawan perguruan tinggi mengemban tanggung jawab yang besar atas keberadaan dan kelangsungan hidup perpustakaan perguruan tinggi. Sebab perpustakaan perguruan tinggi merupakan laboratorium ilmiah, sebagai tempat penelitian literatur dan dokumen oleh para pemakai perpustakaan, pemakai perpustakaan perguruan tinggi diantaranya adalah pengajar, peneliti, mahasiswa ataupun golongan pemakai lainnya. Oleh sebab itulah para pustakawan perguruan tinggi dalam menjalankan tugasnya harus selalu bertindak dengan profesional dalam mengambil keputusan baik dalam hal pemecahan suatu masalah maupun lainnya. Hal ini mengakibatkan para pustakawan di lingkungan perguruan tinggi ini harus memiliki jiwa keprofesionalan sebagai seorang pustakawan perguruan tinggi.

Profesionalisme pustakawan harus terus ditingkatkan karena merupakan suatu hal yang amat penting dan harus dimiliki oleh para pustakawan jika perpustakaan ingin terus tumbuh dan berkembang dalam lingkungannya yang terus berubah. Dan ini merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh para pustakawan dalam menjalankan tugas yang mereka emban.

2 pemikiran pada “PROFESIONALISME PUSTAKWAN PERGURUAN TINGGI

  1. Satandarisasi perpustakaan perguruan tingginya.. mana mas ?
    Sebagai landasan untuk mengatakan perpustakaan itu baik atau ga’y?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s